Rabu, 18 Mei 2022
Mukomuko KotaWaspada! Satu Warga MM Terpapar Covid-19

Waspada! Satu Warga MM Terpapar Covid-19

MUKOMUKO, harianradarmukomuko.com Sudah sekian lama tidak terdengar, satu warga Kabupaten Mukomuko kembali dikabarkan diduga terpapar kasus Covid-19. Adapun warga yang dikabarkan terpapar yaitu berasal dari Desa Medan Jaya Kecamatan Ipuh. Adapun kejadiannya di Padang, karena korban sedang dirawat, hampir satu bulan di Padang. Kasus ini adalah yang  pertama pada tahun ini di Mukomuko dan bahkan sejak beberapa bulan lalu.

Juru bicara Satgas Covid-19 Mukomuko, Bustam Bustomo,M.Kes yang juga Plt kepala dinas kesehatan, mengakui adanya kasus baru yang menimpa warga Kabupaten Mukomuko. Namun kejadiannya di Padang saat dalam menjalani pengobatan di M.Jamil. Berdasarkan penelusuran pihaknya, korban sudah cukup satu bulan di Padang dan belum pernah kembali. Maka kecil kemungkinan terjadi penularan di desa asalnya.

Baca juga :   Ini Daftar Jembatan Rusak Yang Rawan Makan Korban

‘’Yang bersangkutan sudah satu bulan berada di Padang karena sakit dan akan menjalani operasi. Sekarang masih dirawat di M.jami. Karena ada gejala, dilakukan swab oleh pihak rumah sakit, hasilnya positive,’’ katanya.

Terus soal kemungkinan, pasien terpapar Covid-19 varian Omicron, Bustam belum bisa memastikan, karena untuk menentukan jenis virus yang memapar pasien, perlu pemeriksaan lebih lanjut. Karena pasien dalam kondisi dirawat di Padang, kemungkinan pihak kesehatan setempat akan melakukan pengujian lebih lanjut.

‘’Kita belum bisa memastikan, informasi sementara hanya sebatas, warga kita yang diduga terpapar Covid berdasarkan hasil swab, varian omicron atau tidak, perlu pemeriksaan lebih lanjut,’’ tuturnya.

Baca juga :   HGU Asri Rimba ''Dikuasai'' Badan Usaha Lain

Terus mengenai langkah pemerintah daerah atas kembali munculnya kasus Covid-19 ini, untuk sementara hanya imbauan agar warga mematuhi protokol kesehatan dan tidak bepergian keluar daerah jika tidak mendesak. Kemudian mememastikan masyarakat melakukan vaksinasi, baik pertama maupun vaksin kedua.

‘’Dibeberapa daerah, kasus baru mulai bermunculkan, maka kita minta jika tidak mendesak, jangan dulu keluar daerah. terus patuhi protokol kesehatan untuk keselamatan diri,’’ tutupnya.(jar)

Berita Terkait

spot_imgspot_img

Berita Terbaru

spot_img