Rabu, 18 Mei 2022
Mukomuko KotaUsulkan Perbaikan Jembatan Sudah Dimeja Menteri

Usulkan Perbaikan Jembatan Sudah Dimeja Menteri

MUKOMUKO, radarmukomuko.com – Perbaikan beberapa jembatan penghubung yang sudah rusak parah di Mukomuko masih menunggu. Proposal permohonan perbaikan telah berada di meja mentri dan beberapa waktu lalu, bupati sendiri telah melakukan pertemuan dengan pihak kementerian terkait. Diantara jembatan yang menjadi prioritas usulan diantaranya jembatan Pondok Lunang, jembatan penghubung Desa Talang Buai, jembatan Lubuk Silandak, jembatan Dusun Pulau dan beberapa jembatan lainnya.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Mukomuko, Budiarto,ST mengatakan beberapa waktu lalu sudah diusulkan kembali dan sebetulnya usulan ini telah berulang kali, setiap tahun disampaikan. Bahkan tim pemerintah daerah yang dipimpin bupati telah melakukan pembicaraan tatap muka dengan pihak kementerian guna menyampaikan kondisi jembatan ini. Artinya pengajuan yang disampaikan telah di meja ke Kementerian Pekerjan Umum dan Perumahan Rakyat.

Baca juga :   Sebelum Makan Korban Jiwa, 9 Jembatan Perlu Perbaikan

‘’Bukan mengirim proposal tertulis saja, tapi langsung bertemu dengan pihak kementerian menyampaikan kondisi sebenarnya. Semua jembatan yang kondisinya sudah layak dibenahi kita usulan, seperti yang putus di Pondok Lunang, Lubuk Silandak dan lainnya,’’ kata Budiarto.

Lanjutnya, dalam pengajuan yang disampaikan, pihaknya menyertakan berbagai poto yang menggambarkan kondisi jembatan. Kemudian memaparkan pentingnya jembatan tersebut sebagai jalur perekonomian masyarakat, termasuk luas lahan yang terdampak karena rusaknya jembatan. Ini tujuannya agar pusat benar-benar percaya dan secepatnya membangun kembali jembatan tersebut.

‘’Dalam pengajuan kita rincikan semua disertakan dengan gambar di lapangan, termasuk berapa jumlah lahan terdampak,’’ tuturnya.

Baca juga :   Jembatan Pasar Sebelah Jebol

Terus peluang untuk segera dibangun oleh pemerintah pusat, Budi mengatakan kalau untuk dibangun tahun ini, satu-satunya cara adalah lewat kebijakan diskresesi pemerintah pusat, karena anggaran 2022 sudah berjalan. Harapannya bisa direalisasikan pada APBN tahun 2023 nanti, jika belum keseluruhan jembatan, minimal beberapa jembatan yang memang sudah cukup parah dapat didahulukan.

‘’Seperti jembatan Pondok Lunang sudah putus tidak bisa diguna lagi, kemudian di Lubuk Silandak, ini kondisinya sudah tidak dapat dipungsikan dan memang harus segera dibangun,’’ tutupnya.(jar)

Berita Terkait

spot_imgspot_img

Berita Terbaru

spot_img