Rabu, 18 Mei 2022
Headline “Tikus Bada’’ Beraksi, Nelayan Mukomuko Panik

 “Tikus Bada’’ Beraksi, Nelayan Mukomuko Panik

MUKOMUKO – Nelayan Mukomuko dihantui aksi “tikus bada’’ (spesialis pencuri bada). Kali ini, korban “tikus bada” adalah nelayan Pantai Indah Mukomuko (PIM), Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko.

Sebut saja Selmi, salah seorang korban. Ikan bada (teri) kering dengan berat sekitar 25 kilogram (Kg) yang semula disimpan di dalam gudang jemuran ikan miliknya, diketahui hilang. Kejadian ini diketahui pada Rabu (26/01) pagi. Korban memperkirakan, tikus bada melancarkan askinya pada malam hari.

‘’Saya baru mengetahui kejadian ini pada paginya, ketika ingin menjemur ikan,’’ ungkap Selmi.

Seperti biasanya, ikan bada hasil tangkapan nelayan, dijemur di bawah terik matahari. Oleh Selmi, setelah kondisi ikan mengering, sorenya disimpan ke dalam gudang yang lokasinya masih di sekitar jemuran ikan. Naasnya, kata Selmi, sebelum dijual ke pengumpul (toke), ikan bada milik diketahui hilang dan diduga kuat dibawa kabur pencuri. Kejadian ini juga dialami adik iparnya. Kata Selmi,  ikan bada milik iparnya turut hilang bersamaan dengan ikan jemurannya.

Baca juga :   Harga Sawit Melambung, Petani Abaikan Isu Covid-19

“Kejadian semalam, tidak hanya ikan saya yang hilang, ikan kepunyaan adik ipar saya turut hilang,” imbuhnya.

‘’Tikus bada’’ benar-benar siraja tega. Ulahnya, Selmi beserta adik iparnya gagal memperoleh uang dari hasil cucur keringatnya. Parahnya lagi, usaha jemuran ikan ini bermodalkan dana pinjaman dari tangan toke. Akibatnya, Selmi mengalami kerugian dan tak dapat membayar angsuran utang modal.

Dari kejadian ini, Selmi beserta suaminya masih menggali informasi, mencari tahu pelakunya. Dari terawangannya, ‘’tikus bada’’ bukan lah orang jauh.

“Rasa curiga ada, namun kita tidak berani menuduh dan masih mencari tahu kebenarannya,’’ ujar Selmi, lirih.

Baca juga :   Dewan Menilai Harga CT Scan RSUD Janggal

Atas kejadian ini, korban belum melapor secara resmi kepada aparat penegak hukum. Korban masih berupaya menyelidiki pelaku dengan caranya.

“Kejadian ini belum kita laporkan ke pihak berwajib dan masih berupaya mencari tau,” demikian Selmi. (nek)

Berita Terkait

spot_imgspot_img

Berita Terbaru

spot_img