Kamis, 26 Mei 2022
Mukomuko KotaSukseskan Pilkades 2022, Peran BPD Dimaksimalkan

Sukseskan Pilkades 2022, Peran BPD Dimaksimalkan

MUKOMUKO, harianaradarmukomuko.com Tahapan pemilihan kepala desa serentak di 64 desa mulai berjalan. Ditapkan pemungutan suara pada 17 mei nanti. Sekarang masing-masing desa yang akan melaksanakan Pilkades mulai membentuk panitia pelaksana, dimana kewenangan pembentukan panitia ada pada BPD masing-masing. Untuk suksesnya pilkades dan lahirnya kades yang mampu membangun desa, maka peran BPD dalam pengawasan Pilkades dimaksimalkan.

Ketua Panitia Pilkades kabupaten, Dr.Abdianto,SH,M,Si mengatakan proses pembentukan panitia desa sudah berjalan, dimana sepenuhnya diberi kewenangan pada BPD dengan dikodinir oleh camat. Untuk keanggotaan panitia diambul dari lembaga yang ada dalam desa. Sejauh ini belum ada laporan yang masuk ke kabupaten, berapa desa yang sudah membentuk panitia, diharapkan secepatnya selesai.

Baca juga :   APBD-P Mukomuko, Tahap Pengimputan DPA OPD

‘’Yang membentuk dan menetapkan panitia desa adalah BPD, informasinya sudah berjalan, tapi laporan resmi jumlah yang sudah selesai belum masuk dengan kita. Harapan kita secepatnya seluruh panitia desa terbentuk, karena tahapan sudah berjalan,’’ katanya.

Lanjutnya, pada pilkades kali ini, peran dari BPD dimaksimalkan, dimana selain membentuk panitia, BPD juga harus mengawasi setiap tahapan, supaya berjalan sesuai aturan. Yang menjadi objek pengawasannya adalah panitia dan para calon yang bersaing.

‘’BPD harus mengawasi setiap tahapan, termasuk nanti pengawasan pada para calon, semua harus berjalan sesuai aturan. BPD dapat mengambil keputusan jika terjadi pelanggaran dalam tahapan Pilkades,’’ tegasnya.

Baca juga :   DAK Fisik Dinas PUPR Sudah Berjalan

Masih dikatakannya, dengan pengawasan ketat dari BPD, maka diharapkan pilkades berjalan sukses dan mampu menjaring calon pemimpin yang benar-benar mampu membangun desanya. Jangan sampai calon terpilih karena money politik, sementara tidak punya gebrakan untuk melakukan perubahan di desanya.

‘’Kita belajar dari sebelumnya, dugaan money politik masih terjadi, walau tidak dapat dibuktikan. Ini harus diawasi BPD, agar lahir pemimpin yang dapat membawa perubahan di desa,’’ tutupnya.(jar)

Berita Terkait

spot_imgspot_img

Berita Terbaru

spot_img