Selasa, 17 Mei 2022
Mukomuko KotaSatpol PP Makin Gencar Tertib Ternak

Satpol PP Makin Gencar Tertib Ternak

Pemilik Diwarning

MUKOMUKO, radarmukomuko.com – Seperti diketahui, sesuai dengan instruksi bupati, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Mukomuko, tengah melaksanakan operasi penertiban ternak berkeliaran. Maka diminta pada pemilik ternak untuk mengandangkan sapi, kerbau ataupun kembing miliknya. Tampa padang bulu, dipastikan ternak berkeliaran di kawasan pemukiman bakal ditertibkan.

Dikatakan Kepala Dinas Sapol PP, Jodi, S.Pd penertiban ini akan terus kita lakukan hingga semua ternak bisa dikandangkan atau dijauhkan dari kawasan pemukiman, apalagi jalan raya. Sebab sudah banyak keluhan masyarakat atas ternak berkeliaran bebas dan juga banyak korban kecelakaan akibat ternak di jalan. Dalam penertiban ini, dilakukan secara terbuka, sebelum turun diumumkan melalui pengeras suara.

Baca juga :   Satpol PP Mulai Unjuk Gigi, Libas Ternak Berkeliaran

‘’Kita menegakkan perda ini secara terbuka, maka selalu diingatkan pada pemilik ternak, agar mengandangkan hewan kaki empat miliknya. Karena dampak dari ternak berkeliaran, masyarakat dirugikan dan bahkan menyebabkan kecelakaan,’’ katanya.

Lanjutnya, sekarang tahapannya adalah penertiban, karena proses sosialisasi dan pendekatan persuasif sudah bertahun-tahun dilaksanakan dan dinilai telah maksimal. Tidak ada lagi pemilik ternak yang tidak paham dengan tujuan dilarangnya melepas liarkan ternak mereka dan termasuk dendanya. Tapi ternak masih saja berkeliaran dengan bebas.

‘’Semua pemilik ternak sudah paham dengan aturan, masa kita terus sosialisasi. Sekarang tindakan tegas, berkeliaran bebas kita tangkap,’’ tuturnya.

Baca juga :   Pasar Sebelah Sosialisasikan Perda Ternak

Terus terkait dengan ternak yang berhasil ditangkap, dikembalikan lagi pada pemiliknya sesuai dengan aturan. Syaratnya pemilik ternak membayar denda yang langsung distor ke Kasda. Sejauh ini tidak ada masalah, ternak yang berhasil diamankan sudah ditebus pemiliknya.

‘’Satu sapi yang kita tangkap sebelumnya sudah ditebus, uangnya langsung ke kasda, tidak ada yang dibayar melalui kita. Tidak ada protes dari pemilik ternak, karena mereka sudah paham aturannya,’’ tutup Jodi.(jar)

Berita Terkait

spot_imgspot_img

Berita Terbaru

spot_img