Kamis, 23 September 2021
Mukomuko KotaSapi dan Kerbau Kuasai Lapangan Merdeka Mukomuko

Sapi dan Kerbau Kuasai Lapangan Merdeka Mukomuko

MUKOMUKO – Pemandangan yang kurang sedap sering terlihat ketika berkunjung ke Bundaran lapangan Merdeka Kota Mukomuko. Pasalnya, seringkali hewan kaki empat yang notabenenya ternak milik masyarakat dibiarkan berkeliaran bebas. Jika sore hari kerap sekali terlihat gerombolan sapi. Jika malam hari pengunjung akan sering melihat pasukan tubuh besar hitam yaitu kerbau. Ternak milik masyarakat ini juga sering berkeliaran hingga menganggu arus lalulintas.Selain mengganggu arus lalu lintas, hewan ini merusak tanaman penghijauan di pinggir jalan. Tidak hanya itu, sapi ini juga tampak bebas berkeliaran di fasilitas umum lainnya. Akibatnya tidak ada tanaman di lapangan merdeka yang selamat dari lumatan mulut sapi dan kerbau. Petugas pemerintah telah dikerahkan melakukan upaya pencegahan. Seperti berjaga dan mengusir hewan ternak itu. Hasilnya sia-sia, karena banyaknya kawanan ternak yang berkeliaran. Hal yang sama terjadi di Kleurahan Bandar Ratu. Setiap hari lapangan utama sepak bola Ratok Denai juga dikuasai kerbau. Camat Kota Mukomuko, Ali Nasri, SH memaparkan, ada beberapa titik yang biasanya dilewati kawanan sapi ini.

‘’Seperti di Jalan Lintas yang ada di Kelurahan Koto Jaya, kemudian di komplek perkantoran Pemda, Lapangan Merdeka dan masih banyak fasilitas umum lainnya. Hampir setiap hari, kawanan sapi berkeliaran,’’ ujar Ali.

Lanjutnya, tak jarang pihaknya mendapat keluhan dan laporan dari masyarakat setempat. Dirinya juga menjelaskan, aturan pemeliharaan hewan berkaki empat itu. Dimana setiap pemilik maupun peternak, harus memelihara hewan peliharaan dengan baik. Sehingga tidak mengganggu ketertiban dan keselamatan umum, kebersihan dan keindahan lingkungan.

‘’Itu sudah jelas ada aturan daerah yang mengatur. Kalau terbukti melanggar Perda, maka kita akan tindak tegas, berikut sangsi yang diterapkan,’’ jelas Ali.

Untuk menertibkan ternak warga, pihaknya dari kecamatan bersama aparat penegak hukum sudah melakukan berbagai upaya. Mulai dari mensosialisasikan Perda Ternak yang terbaru hingga mendatangi langsung pemilik ternak. Selain itu juga dilakukan penindakan tegas dari Satpol PP dengan menangkap ternak warga yang berkeliaran.

‘’Nampaknya masyarakat ini sendiri yang tidak mau mematuhi aturan, ketika ditindak mulai bertikah dan menyalahkan pemerintah. Untuk di bundaran atau lapangan merdeka bukan padang siang hari saja melainkan pada malam hari juga,’’ tutup Ali. (api)

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru