Rabu, 18 Mei 2022
Mukomuko KotaPolisi Pastikan Tidak Ada Penimbunan Minyak...

Polisi Pastikan Tidak Ada Penimbunan Minyak Goreng

MUKOMUKO, harianradarmukomuko.com – Sejak dua minggu terakhir, terjadi kelangkaan minyak goreng (Migor) di wilayah Mukomuko dan berbagai daerah lainnya. Diduga berkurangnya peredaran salah satu kebutuhan penting IRT ini, sejak pemerintah menetapkan kebijakan subsidi terhadap harga minyak goreng. Sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi penimbunan oleh pengusaha lokal, kelangkaan murni karena berkurangnya minyak dari penyuplai atau distributor. Isu berkembang, pihak produsen dan distributor belum menerima subsidi dari pemerintah untuk menjual Migor sesuai harga yang ditetapkan.

Kapolres Mukomuko, Witdiardi,S.Ik pada awak media mengatakan, terkait dengan kelangkaan minyak goreng, pihaknya sudah melakukan operasi pengawasan di semua toko dan tempat. Sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi penimbunan Sembako. Kelangkaan Migor karena memang pendistribusian dari suplayer belum masuk.

Baca juga :   Witdiardi, Ajak Masyarakat Mukomuko Bersinergi

‘’Anggota saya selalu melakukan razia rutin di pasar, di toko-toko, belum ada yang ditindak, karena memang belum ditemukan dugaan penimbunan terharap Sembako. Kelangkaan karena memang memang belum didistribusikan,’’ katanya.

Plt Sekda, Drs.Yandaryat mengaku sudah mengetahui informasi berkurangnya ketersediaan minyak goreng tersebut. Tahap awal, ia sudah meminta pada Disperindagkop-UKM untuk melakukan penelusuran. Rencananya juga ia akan mengadakan rapat dengan dinas terkait untuk membahas langkah yang akan diambil. Kemungkinan besar mereka akan melakukan operasi pasar dan pengawasan secara ketat dengan melibatkan kepolisian.

‘’Kita berharap tidak ada yang melakukan penumpukan, mengambil keuntungan dari kondisi ini. maka kita akan melakukan pengawasan secara ketat,’’ tuturnya.

Baca juga :   Polisi Bekuk Terduga Pengedar Sabu Asal Teramang Jaya

Salah seorang IRT Lilis mengakui sejak beberapa waktu lalu, mereka kesulitan mendapatkan minyak goreng. Penyebab kelangkaan ini kurang paham. Soal harga menurutnya, karena Migor merupakan kebutuhan penting, berapapun tetap akan dibeli sesuai kemampuan.

‘’Lebih baik mahal dikit asal ada yang jual, percuma harga minyak goreng dimurahkan, tapi barang yang akan dibeli tidak ada,’’ tutupnya.(jar)

Berita Terkait

spot_imgspot_img

Berita Terbaru

spot_img