Rabu, 18 Mei 2022
DaerahPolisi Masih Dalami Penemuan Bayi

Polisi Masih Dalami Penemuan Bayi

IPUH, radarmukomuko.com – Polsek Mukomuko Selatan (MMS) Ipuh, terus berupaya melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi di Desa Retak Ilir Kecamatan Ipuh. Mulai dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mendalami keterangan saksi, mengamankan barang bukti dan berbagai upaya penyelidikan lainnya masih dilakukan secara intensif. Sementara bayi yang berjenis kelamin perempuan itu, sudah menjalani perawatan dan observasi di Puskesmas Ipuh. Hasilnya bayi itu sehat. Untuk sementara ini, bayi tersebut di rawat oleh salah satu warga Desa Retak Ilir, yang melakukan perawatan sejak pertama kali ditemukan.

Kapolres Mukomuko, AKBP Witdiardi, S.Ik, MH melalui Kapolsek MMS Ipuh, Iptu Firman Syahputra, SH, MH mengatakan, sampai saat ini pihaknya dari Polsek MMS, belum bisa menyebutkan terkait dengan pelaku dalam penemuan bayi tersebut. Karena mereka masih melakukan penyelidikan. Saksi mata atau yang pertama kali menemukan bayi tersebut dan beberapa saksi lainnya sudah dimintai keterangan. “Sampai saat ini kita masih melakukan penyelidikan dan mendalami keterangan saksi-saksi,” kata Firman kepada Radar Mukomuko Jumat,(1/4) kemarin.

Baca juga :   Seorang Wanita di Mukomuko Diduga Tertembak Peluru Nyasar di Malam Jum’at

Terkait dengan bayi itu, lanjut Firman, Puskesmas Ipuh sudah melakukan perawatan dan observasi. Kondisi bayi tersebut dinyatakan dalam keadaan sehat. Dan dirawat oleh ibu Tarmini warga Desa Retak Ilir. Dimana ibu Tarmini sudah merawat bayi tersebut pada saat baru ditemukan. “Sekarang bayi itu masih dirawat oleh ibu Tarmini. Ibu Tarmini sudah merawat bayi tersebut sejak pertama kali bayi itu ditemukan. Yang jelas kasus ini masih dalam penyelidikan kita,” beber Firman.

Untuk diketahui, Kamis,(31/3) sekitar pukul 03.40 WIB kemarin. Warga Desa Retak Ilir dihebohkan dengan penemuan bayi yang berjenis kelamin perempuan. Bayi mungil tersebut ditemukan pertama kali oleh Udin warga Desa Retak Ilir. Bayi perempuan yang diperkirakan baru lahir itu tergeletak di atas kursi di teras depan rumah pak Udin. Bayi tersebut terbungkus dengan sehelai kain panjang. Melihat bayi itu menangis, Udin bersama istri langsung memanggil tetangga sekeliling rumahnya. Keberadaan bayi itu seketika membuat heboh warga Desa Retak Ilir.

Baca juga :   Satu Terdakwa Kasus Baju Linmas Banding

Kronologisnya, berawal dari pak Udin mendengar suara tangisan bayi. Kemudian Udin terbangun dan melihat di teras rumahnya ada seorang bayi tergeletak di atas kursi. Kemudian saudara Udin menghubungi Kepala Desa (Kades) Retak Ilir dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Mukomuko Selatan. Bayi tersebut diperkirakan baru lahir dan di letakkan oleh pelaku di teras rumah saudara Udin. Selanjutnya bayi tersebut langsung dicek kesehatannya oleh bidan desa. Kemudian dibawa oleh Kapolsek dan anggota bersama dengan bidan desa ke Puskesmas Ipuh untuk memastikan kesehatannya dan perawatan.(ide)

Berita Terkait

spot_imgspot_img

Berita Terbaru

spot_img