Kamis, 26 Mei 2022
Mukomuko KotaMutasi Kepsek Mulai Dipetakan

Mutasi Kepsek Mulai Dipetakan

MUKOMUKO – Rencana mutasi kepala sekolah (Kepsek) untuk SD dan SMP di Kabupaten Mukomuko mulai digarap. Dimana saat ini pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mukomuko tengah melakukan pendataan, sekolah mana saja yang sekarang mengalami kekosongan jabatan kepsek depenitif.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mukomuko, Epi Mardiani, S.Pd mangatakan pihaknya sedang melakukan penyusunan data sekolah yang jabatan kepala sekolahnya sudah layak dilakukan penyegaran, terkhusus lagi sekolah yang hanya dipimpin Plt. Namun untuk sekolah yang tidak ada Kepsek depenitif saat ini tidak banyak, hanya ada beberapa saja di tingkat sekolah dasar.

Baca juga :   Mutasi Kepsek Tunggu Instruksi Bupati

‘’Rencananya memang ada melakukan mutasi kepala sekolah, sekarang sedang disusun, kemungkinan untuk SD hingga SMP. Kita sudah lama tidak melakukan penyegaran kepala sekolah. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja setiap sekolah,’’ paparnya.

Masih dikatakannya, kendala belum banyak guru yang mengantongi sertifikat kepala sekolah. Guru yang jadi kepala sekolah, mesti memiliki nomor unik kepala sekolah (NUKS). Kepala sekolah belum miliki sertifikat, bakal terkendala dalam pencairan dana bantuan operasional sekolah (BOS) dan juga bakal terkendala menandatangani ijazah kelulusan siswa.

‘’Sekarang ini kita data dulu, guru-guru yang sudah memiliki NUKS. Kemudian mendata jabatan kepala sekolah yang ada sekarang, sudah berapa lama. Termasuk mendata sekolah yang kepala sekolahnya asih dijabat pelaksana tugas,’’ tuturnya.

Baca juga :   Sepuluh Kursi Eselon II di Pemkab Mukomuko Masih Kosong

Epi juga berharap seluruh sekolah mampu meningkatkan kinerja dan kedisiplinan, sehingga sekolah negeri bisa bersaing dengan sekolah swasta maupun sekolah di luar. Pemerintah sendiri akan berupaya maksimal melengkapi kebutuhan sekolah, baik bangunan maupun fasilitas pendukung lainnya.

‘’Semua sekolah harus bersaing menjadi yang terbaik, maka perlu peningkatan kinerja dan inovasi,’’ tutupnya.(jar)

Berita Terkait

spot_imgspot_img

Berita Terbaru

spot_img