Rabu, 18 Mei 2022
HeadlineMukomuko Luncurkan Lapak Online, Layanan Pemasaran...

Mukomuko Luncurkan Lapak Online, Layanan Pemasaran Pangan Lokal

MUKOMUKO, radarmukomuko.com Lapak online LADO JITAN (Lapak Dagang Online Jaringan Ibu-Ibu Wanita Tani) inovasi Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Mukomuko, resmi mengudara. Launching perdana oleh Bupati Mukomuko H. Sapuan, SE., MM., Ak., CA., CPA didampingi Ketua TP PKK Mukomuko Hj. T Nurliyana Habsjah di Kantor DKP Mukomuko, Rabu (23/03).

Peluncuran perdana lapak online sebagai wadah informasi data dan pemasaran produk pangan lokal ini, diihadiri Asisten II Bidang Perekonomian Pembangunan Setdakab Mukomuko, Drs, H. Bustari Maler, M.Hum, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Apriansyah, ST., MT, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Iskameri, S.Pd., M.Si, Sekretaris Dinas Perikanan, Asbas Noviyan, S.PI., M.Si  dan Kepala DKP Mukomuko, Eddy Apriansto, SP., M.Si beserta jajaran.

Baca juga :   DID 2022 Terpuruk, Dampak Pengesahan APBD 2021 Molor

Ketika dikonfirmasi, Bupati Sapuan mengungkapkan bahwa lapak online dengan nama LADO JITAN ini merupakan inovasi Dinas Ketahanan Pangan Mukomuko. Tujuan peluncuran website, untuk membantu stake holder dalam memperoleh informasi data terkait pangan lokal, serta wadah pemasaran produk pangan lokal di Kabupaten Mukomuko.

‘’Website ini nanti akan digunakan sebagai wadah untuk memasarkan berbagai produk pangan lokal, termasuk pangan olahan dari karya para kaum ibu KWT (Kelompok Wanita Tani, red),’’ ungkapnya.

Mukomuko Luncurkan Lapak Online, Layanan Pemasaran Pangan Lokal (1)

Terkait penamaan website, menurut bupati, hal ini dikemas dengan mempertimbangkan kearifan lokal. Dimana, Lado jitan (Cabe rawit) cukup populer. Mempunyai cita rasa tersendiri. Tersohor dengan rasanya yang pedas.

Baca juga :   Lantik Pj Sekda Mukomuko, Bupati Amanatkan Percepatan

‘’Lado jitan, walaupun kecil rasanya pedas. Walaupun kecil, dampaknya lebih besar,’’ ulas bupati, sembari tersenyum.

Masih Bupati Sapuan, peluncuran website lapak online ini merupakan bagian dari pelayanan publik bidang ketahanan pangan. Penyajian program ini selaras dengan visi misi Pemkab, menuju sistem informasi berbasis elektronik. Kendati demikian, bupati mengakui dalam penerapan program ini masih perlu penguatan, khususnya dibidang kerjasama logistik dan sistem pelayanan. Sebab, pelayanan penjualan barang secara online juga membutuhkan armada transportasi dan ketersediaan barang yang bakal dipasarkan.

‘’Ini sebagai tonggak awal, dan terus kita kembangkan. Kedepan, sistem informasi baik bersifat pelayan maupun non pelayanan di semua OPD berbasi e-Government,’’ ulasnya.

Baca juga :   Anggaran Berkurang Rp 18 Miliar

Kepala DKP Kabupaten Mukomuko Eddy Aprianto, SP., M.SI turut menambahkan. Peluncuran website LADO JITAN, untuk mempermudah dan memperluas pemasaran produk pangan segar dan makanan olahan dari kreatifitas produksi Kelompok Wanita Tani dam Toko Tani Indonesia (TTI).

‘’Dengan menggunakan website ini, dapat memperluas sistem pemasaran. Transformasi dari penjualan konvensional ke sistem penjualan digital,’’ ujarnya.

Tak kalah penting, lapak online LADO JITAN juga bagian dari inovasi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta sebagai alat dalam mengakselerasi peningkatan daya saing dan pelayanan publik.

‘’Dengan mengudaranya lapak LADO JITAN ini, dapat menumbuhkembangkan kemajuan ekonomi masyarakat dari produktivitas pangan lokal,’’ demikian Eddy Aprianto. (nek)

Berita Terkait

spot_imgspot_img

Berita Terbaru

spot_img