Rabu, 18 Mei 2022
Mukomuko KotaMoh Nashihin Bongkar Rahasia Sukses Kembangkan...

Moh Nashihin Bongkar Rahasia Sukses Kembangkan Budidaya Buah Naga (Bagian Satu….)

MUKOMUKO – Bagi yang hobi bercocok tanam tanaman hias. Jangan lupa sisihkan lahan, tempat bercocok tanam buah naga. Di samping buahnya enak dikonsumsi, juga mengandung manfaat untuk kebugaran tubuh. Bahkan para ahli bidang kesehatan menyebutkan bahwa mengkonsumsi buah naga dapat menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi.

Tak cukup sampai disitu. Budidaya tanaman asal Amerika Tengah dan Amerika Selatan tersebut ternyata cukup menjanjikan sebagai ladang pendapatan. Buah naga laku dijual di pasaran dengan harga relatif  terjangkau.

Seperti yang dilakoni Moh Nashihin (58), warga Desa Banjar Sari, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Ia salah satu pelaku budidaya tanaman buah naga sukses.

Bayangkan, hanya berbekal beberapa potong bibit induk yang diperoleh dari stand pameran perwakilan Kabupaten Kepahiang pada pameran Peda KTNA Provinsi Bengkulu di Kabupaten Mukomuko tahun 2013 lalu. Saat ini, tanaman buah naga miliknya telah tumbuh dan berkembang menjadi 260 batang.

”Ya, untuk memperbanyak batang, untuk bibit saya olah sendiri dari bibit induk yang saya beli ketika Peda KTNA tahun 2013 lalu. Sekarang sudah tertanam dan menghasilkan sebanyak 260 batang,” ungkap Moh Nashihin.

Kepada Harian Radar Mukomuko di temui Mukomuko, Kamis (4/2). Perantau asal Ngebrugan, Desa Drenges, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur ini menyebutkan, awalnya hanya sekedar iseng. Menanam buah naga di sekitar pekarangan rumah. Berbekal ulet dan rasa keingintahuan, tanaman buah naga yang ditanaminya, tumbuh bagus dan berbuah.

Lantas lahir tekat ingin menjadikan tanaman buah naga menjadi sumber pendapatan. Tanaman buah naga di seputaran rumah, dipotong dan dijadikan bibit. Kemudian ditanam di lahan miliknya yang lumayan cukup untuk diisi sebanyak 260 batang buah naga.

”Awalnya, hasil yang didapat tidak seberapa. Paling banyak sekitar 20 kilogram setiap kali panen. ukuran buahnya kecil-kecil, banyak bunga yang mekar tak menjadi buah. Hasil awal yang didapat hanya bisa untuk dikonsumsi keluarga,” imbuhnya.

Lebih kurang sekitar dua tahun, hasil yang didapatkan tak kunjung maksimal. Sebagai petani ulet, suami dari pasangan Saini (55) ini tak menaruh rasa putus asa. Belajar dan terus belajar dengan segala kemampuan yang dimiliki untuk mempelajari tentang tanaman buah naga. Setelah dua tahun kemudian, Moh Nashihin mengawali keberhasilannya dalam usaha budidaya buah naga. Ia berhasil membongkar rahasia berkebun buah naga. Dengan keberhasilannya membongkar rahasia buah naga, hasil yang didapatkan hingga kini cukup untuk menutupi kebutuhan biaya rumah tangganya.

”Membongkar rahasia buah naga, saya butuh waktu sekitar dua tahun belajar. Kata kuncinya telah saya dapatkan, berkat kemauan untuk uji coba,” Moh. Nashihin. Bersambung….(nek)

Berita Terkait

spot_imgspot_img

Berita Terbaru

spot_img