Selasa, 17 Mei 2022
DaerahJembatan Gantung Ancam Keselamatan Warga

Jembatan Gantung Ancam Keselamatan Warga

SELAGAN RAYA – Jembatan gantung di Desa Sungai Jerinjing, Kecamatan Selagan Raya rusak parah. Pada bagian lantai terdapat beberapa lubang besar. Lubang disebabkan papan yang ada sudah lapuk dan jatuh ke sungai. Warga yang melintasi ini, baik jalan kaki, sepeda motor maupun mobil harus ekstra hati-hati. Salah dalam mengambil pijakan, risikonya terjun ke Sungai Selagan. Tinggi jembatan dengan dasar sungai diperkirakan lebih dari 30 meter. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini akan semakin parah.

Sudirman, warga Sungai Jerinjing, yang juga Kasubbag perencanaan Kecamatan Selagan Raya, mengatakan pada Kamis (23/12) ia melintasi jalan ini menggunakan mobil. Ia bersama rombongan akan pergi ke Talang Buai, dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev). Tidak ada pilihan lain, kecuali melintasi jembatan ini. Pasalnya ketika menggunakan jalan lain, harus memutar. Jaraknya belasan kilometer lebih jauh. Ia mengatakan, agar mobil bisa melintasi jembatan, harus menyusun papan lantai jembatan.

Baca juga :   Pekerjaan Jembatan Jalinbar Terhenti

‘’Saya lewat jembatan gantung pada hari Kamis. Kondisinya rusak parah. Saya harus menyusun papan lantai agar mobil bisa lewat,’’ jelas Sudirman.

Sudirman juga menyampaikan, selain lantai yang terbuat dari papan. Besi menyangga jembatan sudah berkarat, bahkan ada yang hilang. Jika kerusakan yang ada tidak segera diatasi, sangat membahayakan warga yang melintas. Jembatan ini tidak bisa dilalui kendaraan roda enam. Namun demikian, banyak kendaraan roda empat pengangkut hasil pertanian, khususnya sawit, yang melintasi jembatan ini.

‘’Jembatan ini sangat penting, bukan hanya akses keluar masuk warga Talang Buai, tapi juga akses mengangkut hasil pertanian,’’ tambah Sudirman.

Baca juga :   Jembatan ke Rawa Bangun Kembali Makan Korban

Mantan Kades Talang Buai, Iswadi, menyampaikan, jembatan ini sudah lama dikeluhkan warga, akibat kerusakan yang ada. Semakin lama, kondisinya semakin parah. Papan yang ada, tidak cukup lagi menutup seluruh lantai. Akibatnya dampak beberapa lubang mengangga. Iswadi berharap, sebelum menelan korban jiwa, hendaknya dilakukan perbaikan.(dul)

Berita Terkait

spot_imgspot_img

Berita Terbaru

spot_img