Jumat, 28 Januari 2022
spot_img
Mukomuko KotaDinas Buat Usulan Droping Kuota BBM...

Dinas Buat Usulan Droping Kuota BBM Untuk Nelayan

MUKOMUKO –  Selama ini para nelayan di Kabupaten Mukomuko sering mengeluh dengan ketersediaan Bahan Bakat Minyak (BBM), baik itu jenis premium maupun solar. Dimana perbulannya nelayan di Kabupaten Mukomuko ini membutuhkan sebanyak 496.305 liter BBM untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar kapal untuk melaut. Para nelayan yang sering mengeluh terkait ketersediaan BBM ini yakni nelayan yang ada di Kecamatan Kota Mukomuko dan sekitarnya. Terkait hal ini, Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Mukomuko, Warsiman, S.Pt menyampaikan, sehubungan dengan permintaan kebutuhan solar dan premium pihaknya buat usulan ke Pertamina. Dimana pihak pertaminan diminta droping kuota BBM yang dibutuhkan nelayan.

Baca juga :   Nelayan Mukomuko Terdampar

”Pemkab sebelumnya mengusulkan kuota BBM jenis premium dan solar yang dibutuhkan untuk bahan bakar kapal nelayan melaut kepada Pertamina Regional II Palembang. Hanya saja selama ini hanya ada sebanyak 60.000 liter solar per bulan, dan BBM sebanyak itu hanya untuk nelayan di wilayah Bantal, Kecaamatan Teramang Jaya,” sampai Warsiman.

Lanjutnya, sedangkan BBM jenis bensin atau premium yang juga dibutuhkan nelayan di Kecamatan Kota belum ada sampai sekarang. Sehingga pihaknya menyampaikan usulan sesuai kebutuhan nelayan tersebut. Dengan ini pihaknya berharap pihak pertamina mengakomodirkan usulan kuota BBM sebanyak ratusan liter yang dibutuhkan kapal nelayan.

Baca juga :   Dinas Perikanan Ingatkan Nelayan Mukomuko, Waspada Gelombang Tinggi

”Dengan adanya usulan ini semoga ada penambahan kuota BBM khusus untuk nelayan, kasin juga kita kalau para nelayan antre dan tidak dapat BBM,” ujar Warsiman.

Sementara itu, salah seorang nelayan tradisional di Pantai Indah Mukomuko (PIM), Jhon, mengatakan nelayan di wilayahnya sampai sekarang kesulitan mendapatkan BBM jenis pertalite di SPBU. Pasalnya setiap hendak membeli di SPBU stok BBM selalu habis. Sedangkan para nelayan di PIM dengan kemampuan ekonomi menengah kebawah ini masih berharap premium bersubsidi.

”Kami sebagai nelayan juga berharap adanya BBM baik jenis solar maupun premium khusus nelayan. Sehingga para nelayan tidak perlu lagi menunggu BBM di SPBU untuk melaut,” harap Jhon. (api)

Berita Terkait

Cabdin Wilayah IV Mukomukospot_img
spot_imgspot_img

Berita Terbaru

spot_img
error: Alert: Content is protected !!