Kamis, 19 Mei 2022
DaerahDewan Ngantor di Desa

Dewan Ngantor di Desa

AIR RAMI, radarmukomuko.com Memaksimalkan penyerapan aspirasi masyarakat. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko, khususnya Daerah Pemilihan (Dapil) III ngantor di Desa Arga Jaya Kecamatan Air Rami Rabu,(30/3). Adapun anggota DPRD yang ikut berkantor di Desa Arga Jaya yakni, ketua DPRD, Ali Saftaini, dan anggota DPRD yang berasal dari Dapil III yaitu, Antonius Dale yang juga sebagai ketua Komisi III DPRD Mukomuko, Supaat dan Suwarno. Kegiatan itu menjadi kesempatan bagi masyarakat Air Rami untuk menyampaikan aspirasi. Aspirasi masyarakat tersebut disampaikan melalui masing-masing Kepala Desa (Kades). Dalam kesempatan itu semua Kades se-Kecamatan Air Rami terlihat ikut hadir.

Menurut Ali Saftaini, bentuk evaluasi dan penyerapan aspirasi dari masyarakat selama ini belum maksimal. Oleh karena itu pihaknya secara kelembagaan membuat terobosan baru. Anggota DPRD Mukomuko dari kantor berkantor di desa. Tujuannya mereka mau berjumpa langsung dengan masyarakat dan mendengar langsung keluhan masyarakat khususnya Kecamatan Air Rami.

‘’Sekarang kami membuka ruang dan kesempatan diskusi untuk warga Air Rami. Baik dari masyarakat maupun dari kelembagaan. Kita akan tampung semua aspirasi masyarakat melalui kegiatan anggota DPRD berkantor di desa. Kami siap berdiskusi tentang kondisi Kecamatan Air Rami,’’ sampainya.

Baca juga :   Pesan Sapuan, Coret Usulan Mobnas Baru Bupati Terpilih

Sambungnya, selama ini pihak DPRD memantau kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dan Musrenbangcam. Menurutnya kegiatan itu hanya dilakukan secara seremonial saja. Dan tidak ada ruang kompetisi program yang menjadi prioritas.

‘’Kami memantau Musrenbangdes dan Musrenbangcam itu dilaksanakan secara seremonial saja. Dan tidak ada ruang kompetisi di sana, sehingga tidak ditemukan program yang menjadi prioritas. Oleh karena itu sekarang kami dari DPRD mencoba untuk ngantor langsung ke desa. Dan mau mendengar langsung apa saja pembangunan yang harus menjadi skala prioritas. Dan kegiatan dewan ngantor di desa ini yang pertama. Kedepan kegiatan seperti ini kita lanjutkan ke desa lain. Sehingga masyarakat merasakan langsung keberadaan DPRD,’’ bebernya.

Sementara Suwarno menambahkan, setiap usulan yang disampaikan para Kades ini, ada yang bisa terjawab langsung. Dan ada juga yang belum bisa terjawab. Untuk yang belum terjawab maupun yang sudah ada solusinya akan terus diperjuangkan. Sehingga semua usulan ini bisa terealisasi kedepannya.

Baca juga :   Plt. Wako Bengkulu Dedy, Beberkan Program ''Merakyat'' Helmi Hasan

‘’Kalau yang belum terjawab itu masih abu-abu. Tetapi kita sebagai DPRD tetap berusaha untuk perjuangkan semua aspirasi masyarakat. Karena itu sudah menjadi tugas dan kewajiban kita sebagai DPRD memperjuangkan aspirasi masyarakat,’’ imbuhnya.

Berdasarkan data yang terhimpun, kegiatan DPRD ngantor di desa itu, menjadi ajang untuk para Kades menyampaikan kondisi pembangunan infrastruktur di desanya masing-masing. Salah satu usulan yang disampaikan Kades Cinta Asih. Sesuai dengan kondisi Jalan menuju ke Desa Cinta Asih dan Desa Bukit Harapan. Memang sudah sangat memprihatinkan. Dan warga setempat minta Jalan itu bisa ditingkatkan menjadi Jalan hotmix. Selain itu juga ada 1 Unit jembatan menuju ke Desa Bukit Harapan. Jembatan itu dinamakan warga Jembatan Kuning. Jembatan itu juga butuh dibangun. Karena Jalan dan jembatan itu merupakan Jalan poros Kecamatan Air Rami, dan sentra keluar masuk hasil pertanian masyarakat.

Baca juga :   Usaha Biliard di Talang Sakti Diduga Tanpa Izin

Selain itu juga ada usulan, bahwa wilayah Kecamatan Air Rami jauh dari pusat Kota Mukomuko. Sampai saat ini wilayah Air Rami tidak memiliki mobil Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK). Setiap peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah Air Rami semuanya meninggalkan abu. Karena mobil PBK jauh dari jangkauan. Menjelang mobil PBK tiba di air rami kebakaran sudah padam dengan sendirinya dan rumah ludes. Kemudian poin usulan selanjutnya, yaitu masyarakat air rami juga mengeluh terkait dengan pelayanan kependudukan. Seperti pembuatan Kartu Keluarga (KK), KTP, Akte kelahiran dan kepengurusan administrasi kependudukan lainnya. Karena Dinas Dukcapil sangat jauh dari kecamatan air rami. Oleh karena itu para Kades berharap ada pelayanan kependudukan di wilayah Kecamatan Air Rami. Dan banyak usulan lain yang disampaikan masyarakat melalui masing-masing Kades.(ide)

Berita Terkait

spot_imgspot_img

Berita Terbaru

spot_img