Selasa, 17 Mei 2022
Mukomuko KotaBKSDA Pasang Lukah Buaya Ganas Sungai...

BKSDA Pasang Lukah Buaya Ganas Sungai Selagan

MUKOMUKO, harianradarmukomuko.com Akhirnya, pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu melalui Resor Mukomuko turun ke Sungai Selagan Kota Mukomuko. Kedatangannya dalam rangka mengevakuasi buaya ganas yang sebelumnya sempat menggigit pencari lokan hingga tewas. Upaya yang dilakukan adalah dengan memasang perangkat berupa kerangkeng (lukah,red) dan alat pancing.

Kepala Resor Mukomuko BKSDA Bengkulu, Rasidin mengatakan pihaknya memasang perangkap dan alat pancing untuk menangkap buaya yang telah memangsa warga Desa Tanah Rekah. Perangkap dipasang pinggir sungai dengan diberi umpan entok atau bebek. Upaya penangkapan dilakukan bersama dengan warga dan pihak Tripika kecamatan.

Baca juga :    Mukomuko Terbaik Tangani Kasus Covid-19

‘’Kita coba lakukan upaya penangkapan dengan cara memasang perangkap dan pancing. Buaya ini sudah memangsa warga hingga meninggal dunia, maka dianggap ganas dan membayakan,’’ katanya.

Lanjutnya, pihaknya mencoba mengevakuasi buaya ganas ini, untuk mengatasi konflik manusia dengan satwa buaya. Penangkapan dengan cara memasang perangkap ini salah satu tekniknya. Biasanya buaya yang bermasalah sering muncul.

‘’Jadi upaya kita untuk merespon permintaan masyarakat dengan cara menangkap buaya tersebut hidup-hidup. Biasanya buaya yang bermasalah ini kerap muncul dan ganas,’’ ujarnya.

Masih disampaikannya, ada kesulitan untuk mengetahui buaya yang telah memangsa warga setempat karena buaya yang ada di Sungai Selagan cukup banyak. Kendati demikian, ia memprediksi, biasanya buaya yang telah memangsa manusia lebih gampang mencari mangsa karena ada masalah dengan buayanya.

Baca juga :   Vaksin Covid-19 Sudah Tersedia

‘’Buayanya banyak, kita tidak tahu yang mana yang memangsa manusia, tapi biasanya buaya tersebut bermasalah, kerap muncul mencari mangsa,’’ tuturnya.

Sementara itu, warga dari lima desa di daerah ini sebelumnya meminta Balai Konservasi Sumber Daya Alam mengevakuasi buaya yang memangsa manusia di Sungai Selagan. Sebanyak lima desa yang meminta BKSDA mengevakuasi buaya di Sungai Selagan, yakni Desa Teras Terunjam, Desa Pondok Kopi, Desa Pondok  Batu, Desa Tanah Rekah, dan Kelurahan Koto Jaya.(jar)

Berita Terkait

spot_imgspot_img

Berita Terbaru

spot_img